Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juli 2012

Rapor Pemain Barcelona Di Euro 2012

Barcelona menyimpan minimal satu pilar di setiap lini tim utama Spanyol kecuali sektor penjaga gawang...

Andres Iniesta, Cesc Fabregas, Spain

Akan terasa sah-sah saja jika ada anggapan separuh nyawa tim nasional Spanyol berada di tangan salah satu klub papan atas Eropa, Barcelona. Bagaimana tidak, nyaris semua lini La Roja (kecuali kiper) diperkuat pemain dari kubu Camp Nou.

Tujuh bintang El Barca mendapat panggilan tugas dari Vicente del Bosque untuk mempertahankan status yang terbaik di Eropa, mereka adalah: Victor Valdes, Gerard Pique, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, Cesc Fabregas, Andres Iniesta & Pedro Rodriguez.

Mmemang Bukan pemain jebolan Barcelona saja yang memiliki peran besar mengantarkan La Roja merajai Benua Biru tetapi setidaknya ada tiga pemain Blaugrana dari sektor belakang hingga depan menjadi aktor penting kesuksesan tim. Berikut ulasannya.

GERARD PIQUE | SPANYOL

Satu-satunya perwakilan Biru-Merah di lini belakang Spanyol dan penampilannya jauh dari kata memalukan. Banyak pengamat menilai Gerard Pique kurang kuat dalam melakukan duel-duel di udara dan lemah dalam menekel lawan, tetapi catatan yang diperlihatkannya di Polandia & Ukraina berbanding terbalik.

STATISTIK GERARD PIQUE DI EURO 2012
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
TEKEL:
SAPUAN:
6
540
19
30
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
3.00 Kehilangan Carles Puyol seperti tidak dirasakan oleh tim nasional Spanyol. Pique sukses membungkam semua kritikan yang sempat mendekat. Duetnya penuh harmoni dengan Sergio Ramos sepanjang turnamen menjadi nilai tambah.
Salah satu alasan kokohnya lini pertahanan Spanyol terletak di aksi Pique. Tidak ada pertandingan Euro 2012 yang dilewatkannya dan tidak sekalipun perannya di sepanjang turnamen bisa digantikan pemain lain.

Dari tiga turnamen terakhir (Euro 2007 & 2012 plus Piala Dunia 2010), Spanyol hanya kebobolan enam gol dari 17 pertandingan. La Roja biasanya menggunakan kombinasi tiga bek tengah berbeda; Carles Puyol dan Carlos Marchena, Puyol dan Pique dan terakhir Pique dan Sergio Ramos.

Duet yang terakhir disebut sempat menimbulkan kekhawatiran mengingat keduanya merupakan musuh bebuyutan di level klub. Namun dari pertandingan ke pertandingan lini belakang Spanyol justru semakin kokoh.

Salah satu tantangan terberat Pique di Euro 2012 hadir di babak semi-final melawan Portugal yang diperkuat salah satu pemain terbaik di dunia Cristiano Ronaldo dan Nani yang memiliki tipe permainan cepat. Tidak tanggung, Pique harus bekerja penuh 120 menit untuk mengamankan daerah kekuasaannya. Tugas itu diembannya dengan baik hingga Spanyol melaju ke partai puncak.

Seperti lawan-lawan Spanyol yang lain, Italia yang menjadi lawan di final mengandalkan serangan balik. Menjadi salah satu tugas Pique untuk mengawasi aliran bola dari lini tengah yang berpusat kepada Andrea Pirlo pada duo striker Azzurri Antonio Cassano dan Mario Balotelli. Beberapa kali Italia bisa mencetak peluang emas, tetapi pada umumnya gawang Spanyol terbilang aman apalagi pasca cederanya Thiago Motta yang memaksa Nazionale bermain dengan sepuluh pemain.

ANDRES INIESTA | SPANYOL

Gelar pemain terbaik Euro 2012 menjadi berdebatan sengit, namun pada akhirnya gelar ini jatuh ke tangan gelandang kreatif Blaugrana Andres Iniesta.

Rasanya tidak seorangpun bakal meragukan kemampuannya mengolah si kulit bundar. Keistimewaannya itu ditambah nilai lain karena dia gemar melakukan pergerakan tanpa bola plus berkomunikasi dengan rekan setimnya untuk sekedar mengingatkan atau meminta bola.
STATISTIK ANDRES INIESTA DI EURO 2012
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
GOL:
ASSIST:
6
521
0
1
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
3.58 Otak permainan Spanyol berada di tangan Iniesta. Sukses memandu lini tengah La Roja untuk mendominasi di setiap pertandingan menjadi kunci dari keberhasilannya menyegel status Pemain Terbaik Euro 2012.

Jika Gianluigi Buffon dengan kharisma dan jiwa kepemimpinannya yang kuat mampu menjaga keutuhan skuat Azzurri hingga putaran final, demikian pula Iniesta bersama Spanyol. Tidak berstatus kapten memang, tetapi dengan beragam keunggulan yang di sebutkan tadi, otak permainan sepakbola La Roja ada di tangannya.

Satu-satunya hal yang kurang dari Iniesta di Polandia & Ukraina adalah gol dan sejatinya dia hanya mencatatkan satu assist di sepanjang turnamen. Lalu apa yang menjadi keunggulannya? Kita dalami data statistik sang bintang. Ternyata  mampu mengumpulkan total 20 kali tembakan plus 5 umpan kunci (key pass) yang kemudian berbuah gol.

Catatan di atas ditambah lagi dengan 397 umpan akurat dari 445 percobaan. Terbayang sudah bagaimana peran vitalnya dalam skema racikan Vicente del Bosque. Dengan sederet data statistik yang mentereng, maka tidak heran jika Iniesta menjadi salah satu pemain yang kerap dijegal lawan.

Piawai dalam melakukan serangan, bukan berarti Iniesta melupakan kewajibannya yang lain yaitu membantu pertahanan. Statistik juga memperlihatkan Iniesta bukan pemain yang malas ketika tim diserang. Total tujuh tekel menjadi bukti plus lima pelanggaran menjadi buktinya.

Kurang bersinarnya Xavi Hernandez (kecuali di partai final) pada turnamen kali ini, mampu ditutupi dengan baik oleh kegemilangan Iniesta. Tak heran Spanyol mampu mencetak sejarah dan Iniesta menjadi pemain terbaik.

CESC FABREGAS | SPANYOL

Jelang turnamen, Spanyol dihajar masalah di lini depan. Striker yang biasa menghuni posisi ujung tombak David Villa, tidak bisa dibawa ke Polandia & Ukraina. Sebetulnya masih banyak stok pemain lain yang bisa diandalkan, tetapi Vicente del Bosque melakukan pendekatan yang unik yaitu mempoisiskan Cesc Fabregas sebagai 'striker palsu'.
STATISTIK CESC FABREGAS DI EURO 2012
JUMLAH PENAMPILAN:
JUMLAH MENIT BERMAIN:
GOL:
ASSIST:
6
275
2
1
 RATA-RATA RAPOR PEMAIN
3.25 Tanpa striker? Siapa takut. Inilah striker 'palsu' tim nasional Spanyol. Mengemas dua gol di babak penyisihan grup, tendangan penalti penentu di babak semi-final dan satu assist di partai puncak menjadi bumbu manis Cesc Fabregas di Euro 2012.

Empat pemain bertahan disuntik enam gelandang dengan naluri menyerang baik. Ide ini dikeluarkan del Bosque dan Cesc dengan lugas mengeksekusinya.

Adaptasi Cesc dengan perannya yang baru ini terbilang cepat. Di laga pertama melawan Italia, sang bintang yang sempat berpetualang di Inggris bersama Arsenal itu menjadi penyelamat tim saat Spanyol bermain imbang 1-1 dengan Italia di partai pembuka.

Ketajaman Cesc  tidak berhenti di sana karena dia menyumbang gol saat La Roja berpesta gol ke gawang Republik Irlandia pada laga kedua babak penyisihan grup. Pada pertandingan itu, Fernando Torres jadi bintang dengan dua golnya hingga memaksa Cesc memulai pertandingan melawan Kroasia sebagai pemain pengganti.

Kisah manis Cesc sempat terganggu dengan penampilan di bawah form saat meladeni tantangan Prancis di babak perempat-final hingga posisinya digantikan Alvaro Negredo di babak empat besar melawan Portugal. Di waktu normal Cesc memang gagal menambah pundi gol, tetapi berkat ketenangannya di titik putih, dia menjadi penentu kemenangan tim di babak adu penalti.

Jasa Fabregas di partai puncak melawan Italia tidak bisa diremehkan. Gol pembuka yang diicetak David Silva berawal dari assistnya dari sisi kanan kotak penalti.

sumber:goal.com

Rabu, 27 Juni 2012

Hasil Euro 2012: Spanyol lolos ke final melalui drama adu penalti




Spanyol lolos ke final Piala Eropa 2012 setelah mereka menang 4-2 dalam drama adu penalti melawan Portugal di semifinal Piala Eropa, Kamis (28/6) dinihari WIB. Pertandingan yang berlangsung di Donbass Arena, Donetsk harus diselesaikan melalui adu penalti karena skor sampai perpanjangan waktu berakhir tanpa gol.
Spanyol mencoba membangun serangan sejak menit awal. Melaui taktik tika taka, Spanyol memperoleh peluang pada menit ke-9. Umpan silang Iniesta, meski gagal disambut Negredo, bisa dimanfaatkan oleh Basquet di dekat area penalti. Namun sayang, tendangannya masih melambung.
Dua menit kemudian giliran Portugal yang mendapat kesempatan. Cristiano mencoba memberi umpan silang kepada rekan-rekannya. Tetapi kiper spanyol Iker Casillas bisa memotong dan menangkap bola tersebut. Ronaldo kembali memiliki peluang pada menit ke-24 ketika bola yang dihalau Ramos malah jatuh ke kakinya. Ronaldo langsung melepaskan tendangan voli. Tapi masih melayang di atas mistar gawang.
Tim Matador kembali mendapat peluang pada menit ke-29. Kerjasama apik antara Xavi dan Negredo menghasilkan umpan matang untuk Iniesta. Meski tak terkawal, tendangan Iniesta belum mencapai target. Peluang yang dibuat kedua tim tak ada yang membuahkan gol sampai istirahat babak pertama sehingga skor tetap 0-0.
Di babak kedua, menit ke-54, pelatih Spanyol Vicente Del Bosque menarik Negredo dan menggantinya dengan Cecs Fabregas. Fabregas kembali memerankan “nomor 9 palsu” setelah Negredo tak bisa tampil optimal. Enam menit kemudian David Silva digantikan Jesus Navas.
Ronaldo kembali memperoleh kesempatan emas pada menit ke-88 melalui skema serangan balik yang cepat. Namun tendangan kerasnya dari sayap kiri masih melambung tinggi di atas gawang Casillas.
Pertandingan babak kedua memanas. Jika di babak pertama wasit hanya mencabut dua kartu kuning, di paruh kedua wasit C. Cakir sampai memberikan enam kartu kuning. Karena skor tetap 0-0, pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Tempo permainan mulai menurun di perpanjangan waktu. Spanyol meperoleh peluang pada menit ke-97. Namun tendangan keras Pedro dari jarak 25 meter masih membentur pemain Portugal sehingga tak membahayakan gawang.
Spanyol kembali memperoleh kesempatan emas melalui Iniesta yang mendapat umpan silang dari Alba pada menit ke-103. Namun sayang sontekan Iniesta masih bisa dihalau oleh kiper Portugal, Rui Patricio. Di menit ke-112, Jesus Navas memperoleh peluang emas. Tetapi tendangannya dari sudut kanan gawang bisa ditepis Patricio lalu diselematkan oleh Pepe.
Perpanjangan waktu habis dan skor tetap tak berubah. Tak ada gol yang tercipta selama 30 menit extra time sehingga pertandingan harus diselesaikan melalui drama adu penalti.
Spanyol unggul 4-2 dalam adu penalti itu sehingga lolos ke final Piala Eropa 2012, bertemu dengan pemenang pertandingan antara Jerman vs Italia yang akan digelar Jumat (29/6) dinihari.

Jumat, 02 Desember 2011

Jadwal EURO 2012

putaran final Euro 2012 dipastikan menyajikan laga-laga seru nan menegangkan sejak fase grup.

Di bawah ini jadwal lengkap pertandingan di setiap grup, serta jalur hingga babak final di Olympic Stadium. Siapa yang bakal melaju serta mengangkat trofi perlambang raja Eropa di sana? Menarik dinanti!



GRUP A
Polandia Yunani Rusia Rep Ceko
 
8 Juni
23.00
Polandia vs Yunani National Stadium
Warsaw
9 Juni 01.45
 Rusia vs Rep Ceko  Municipal Stadium
Wroclaw
12 Juni
23.00 Yunani vs Rep Ceko  Municipal Stadium Wroclaw
13 Juni
01.45
Polandia vs  Rusia National Stadium Warsaw
17 Juni
01.45 Rep Ceko vs Polandia  Municipal Stadium Wroclaw
17 Juni
01.45 Yunani vs Rusia  National Stadium Warsaw




GRUP B  Belanda Denmark Jerman Portugal

 
9 Juni
23.00 Belanda vs  Denmark  Metalist Stadium
Kharkiv
10 Juni
01.45  Jerman vs Portugal Arena Lviv
Lviv
13 Juni
23.00  Denmark vs Portugal  Arena Lviv Lviv
14 Juni
01.45 Belanda vs Jerman  Metalist Stadium Kharkiv
18 Juni
01.45  Portugal vs Belanda Metalist Stadium Kharkiv
18 Juni
01.45 Denmark vs Jerman Arena Lviv Lviv




GRUP C
  Spanyol Italia Rep Irlandia Kroasia
 
10 Juni
23.00 Spanyol vs  Italia  PGE Arena Gdansk
11 Juni
01.45 Rep Irlandia vs Kroasia  Municipal Stadium
Poznan
14 Juni
23.00 Italia  vs Kroasia   Municipal Stadium Poznan
15 Juni
01.45 Spanyol vs Rep Irlandia PGE Arena Gdansk
19 Juni
01.45  Kroasia vs Spanyol  PGE Arena Gdansk
19 Juni
01.45 Italia vs  Rep Irlandia  Municipal Stadium Poznan




GRUP D
Ukraina Swedia Prancis Inggris
 
11 Juni
23.00  Prancis vs Inggris  Donbass Arena
Donetsk
12 Juni
01.45 Ukraina vs Swedia  Olympic Stadium Kiev
15 Juni
23.00 Swedia vs Inggris Olympic Stadium Kiev
16 Juni
01.45 Ukraina vs Prancis Donbass Arena Donetsk
20 Juni
01.45  Inggris vs Ukraina  Donbass Arena Donetsk
20 Juni
01.45 Swedia vs Prancis Olympic Stadium Kiev



PEREMPAT-FINAL
22 Juni
01.45 Juara Grup A vs
Runner-up Grup B 
National Stadium Warsaw
23 Juni
01.45 Juara Grup B vs
Runner-up Grup A 
PGE Arena
Gdansk
24 Juni
01.45 Juara Group C vs
Runner-up Grup D 
Donbass Arena Donetsk
25 Juni
01.45 Juara Grup D vs
Runner-up Grup C 
Olympic Stadium Kiev



SEMI-FINAL 
28 Juni
01.45 Pemenang PF1 vs Pemenang PF2  Donbass Arena
Donetsk
29 Juni
01.45 Pemenang PF3 vs Pemenang PF4  National Stadium Warsaw



FINAL 
2 Juli
01.45 Pemenang SF1 vs Pemenang SF2  Olympic Stadium Kiev

<table style="width: 100%;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="1">
<tbody style="text-align: center;">
<tr style="text-align: center;">
<td style="text-align: center;" width="15%">June 8<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="10%">5pm <strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="40%">Poland vs Team A2<strong>&nbsp; <br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="20%">National Stadium<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="15%">Warsaw<strong><br /></strong></td>
</tr>
<tr style="text-align: center;" bgcolor="#e3e3e3">
<td style="text-align: center;" width="15%">June 8<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="10%">5pm <strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="40%">Poland vs Team A2<strong>&nbsp; <br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="20%">National Stadium<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="15%">Warsaw<strong><br /></strong></td>
</tr>
<tr style="text-align: center;">
<td style="text-align: center;" width="15%">June 8<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="10%">5pm <strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="40%">Poland vs Team A2<strong>&nbsp; <br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="20%">National Stadium<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="15%">Warsaw<strong><br /></strong></td>
</tr>
<tr style="text-align: center;" bgcolor="#e3e3e3">
<td style="text-align: center;" width="15%">June 8<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="10%">5pm <strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="40%">Poland vs Team A2<strong>&nbsp; <br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="20%">National Stadium<strong><br /></strong></td>
<td style="text-align: center;" width="15%">Warsaw<strong><br /></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>


*) Ket.: Tanggal dan waktu kick-off pertandingan telah disesuaikan dengan WIB
.