Oleh : Kodiran Salim
Penliti Independen Lintas Kitab Suci
Pengantar Setiap Idhul Adha umat Islam (merayakan) Idhul Adha atau Idhul Qurban. Kata merayakan kurang pas ditelinga saya. Yang lebih tepat ditelinga saya adalah memperingati atau mengenang pengorbanan Nabi Ismail as putra sulung Nabi Ibrahim as.
Secara berangsur-angsur dari zaman ke zaman PENGORBANAN Nabi Ismail as secara bertahap SURUT dalam makna, pengertiannya dan tujuannya. Justru zaman Nab0 Musa as sampai dengan zaman nabi Isa as cenderung pudar dan berubah FUNGSI.
Setel,ah datang Al-qur’an masalah kurban ini diluruskan kembali seperti makna kurban pada zaman nai Ibrahim as.
Berikut ini saya menelususri secara kronologis kisah KORBAN DARI ZAMAN KE ZAMAN yang saya ambil dari sumber dalam Bibel maupun dalam Al-Qur’an.
PHASE ADAM---YUSUF
BIBEL
1. Kabil dan Habil
Persembahan
Kejadian 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; 4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, 5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
2. Nuh
Korban bakaran
Kejadian 8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."
Tuhan senang bau sate ?
Kejadian 8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
3. Abrahim (Abraham)
Korban sembelihan
Ishak (Bibel); Ismail (Qur'an) sebagai ujian
Kejadian 22:1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." 2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
4. Yakub
Korban sembelihan
Kejadian 31:54 Dan Yakub mempersembahkan korban sembelihan di gunung itu. Ia mengundang makan sanak saudaranya, lalu mereka makan serta bermalam di gunung itu.
5. Israel
Korban sembelihan
Kejadian 46:1 Jadi berangkatlah Israel dengan segala miliknya dan ia tiba di Bersyeba, lalu dipersembahkannya korban sembelihan kepada Allah Ishak ayahnya.
PHASE MUSA
TAURAT
Pada phase Musa korban berubah fungsi dan ketetapannya. Pada awalnya Bangsa Israel melakukan korban sembelihan di Mesir mengikuti tradisi nenk moyangnya Yakub dan Ibrahim. Tetapi setelah Bangsa Israel keluar dari Mesir dan tinggal di tanah Kanaan Bangsa Israel mengikuti sebagain dari tradisi bangsa Kanaan yaitu membuat korban bakaran dari binatang ternak.
Fungsi korban bakaran
Korban keselamatan Imamat 3:1 "Jikalau persembahannya merupakan korban keselamatan, maka jikalau yang dipersembahkannya itu dari lembu, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia membawa yang tidak bercela ke hadapan TUHAN.
Korban penghapus dosa. Imamat 4:1 TUHAN berfirman kepada Musa: 2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seseorang tidak dengan sengaja berbuat dosa dalam sesuatu hal yang dilarang TUHAN dan ia memang melakukan salah satu dari padanya, 3 maka jikalau yang berbuat dosa itu imam yang diurapi, sehingga bangsanya turut bersalah, haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN karena dosa yang telah diperbuatnya itu, seekor lembu jantan muda yang tidak bercela sebagai korban penghapus dosa. 4 Ia harus membawa lembu itu ke pintu Kemah Pertemuan, ke hadapan TUHAN, lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala lembu itu, dan menyembelih lembu itu di hadapan TUHAN.
Korban tebusan salah / dosa Imamat 5:5 Jadi apabila ia bersalah dalam salah satu perkara itu, haruslah ia mengakui dosa yang telah diperbuatnya itu,6 dan haruslah ia memper sembahkan kepada TUHAN sebagai tebusan salah karena dosa itu seekor betina dari domba atau kambing, menjadi korban penghapus dosa. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu karena dosanya.7 Tetapi jikalau ia tidak mampu untuk menyediakan kambing atau domba, maka sebagai tebusan salah karena dosa yang telah diperbuatnya itu, haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati, yang seekor menjadi korban penghapus dosa dan yang seekor lagi menjadi korban bakaran.
KONTROVERSI
Korban bakaran bukan perintah Allah
Yesaya 1:11 “Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?” firman TUHAN; “Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. 12 Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?
Yeremia 6:20 Apakah gunanya bagi-Ku kamu bawa kemenyan dari Syeba dan tebu yang baik dari negeri yang jauh? Aku tidak berkenan kepada korban-korban bakaranmu dan korban-korban sembelihanmu tidak menyenangkan hati-Ku.
PHASE YESUS
INJIL
Pada zaman Yesus Bangsa Israel masih mengkuti tradisi nenek moyangnya dalam berkorban. Tetapi Yesus datang untuk menyempurnakan Taurat ( Matius 5:17). Yesus mengajarkan untuk berkorban sesuai dengan yang diajarkan Musa
Matius 8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau mem beritahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”
PHASE SEPENINGGAL YESUS
INJIL
Sepeninggal Yesus datang Paulus yang membuat ajaran baru tentang korban yang menyimpang dari ajaran Yesus. Paulus merombak tradisi korban yang dilakukan oleh bangsa Israel dengan mempersembahkan binatang ternak, tetapi Paulus menggatikan korban binatang ternak itu dengan tubuh Yesus. Dan inilah yang dipakai dasar kepercayaan Kristen bahwa Yesus mati disalib dengan mencurahkan darah sebagai korban penebus dosa manusia.
Ibrani 9:14 ....betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup
Kolose 1:14 ...di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.
Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
PHASE MUHAMMAD SAW---KIAMAT
AL-QUR'AN
Zaman Nabi Muhammad saw sampai Kiamat, korban dikembalikan fungsinya seperti sediakala zaman Nabi Ibrahim as yaitu sebagai bentuk ketaqwaan orang-orang yang beriman.
Kisah pengorbanan Ismail
Qs 37/99 Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku.100.“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. 101. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
Qs 37/102.Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesung-guhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapat mu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperin-tahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.
Qs 37/103.Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim memba-ringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).104. Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, 105.sesungguhnya kamu telah membenar kan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. 106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Qs 37/107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. 108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, 109. (yaitu) “Kesejah teraan dilimpahkan atas Ibrahim”.110. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. 111. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman (patuh/taat).
Kabar gembira tentang kelahiran Ishaq
Kisah
Qs 37/112.Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. 113. Kami limpah kan keberkatan atasnya dan atas Ishak. Dan di antara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang lalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.
Korban sebagai bukti ketaqwaan
Qs 22/37. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menunduk-kannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. Qs 48:25; 2:196; 22:34; 108:2; 1Pet 1:19; Im 1:4; >< Bil 7:16
ISHAK APA ISMAIL?
Kejanggalan cerita tentang Ismail
Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. 15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring. (Kejadian 21:14-16)
Kritik
Pada waktu Ismail lahir umur Abraham 86 tahun (Kej 16:6),
sedang waktu Ishak lahir umur Abraham 100 tahun (Kej 21:5).
Pada waktu Ismail diusir umur Ishak 2 tahun berarti Ismail waktu dusir sudah berumur 16 tahun.
Kejanggalan cerita diatas (Kej 21:14-16) adalah :
1. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun digendong (ditaruh di bahu Hagar)
2. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun ditaruh dibawah disemak-semak
3. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun menangis karena kehausan
Kesimpulan
Dari cerita diatas perlu diluruskan. Yang benar adalah pada waktu Ismail diusir bersama ibunya Hagar Ismail masih bayi. Sedangkan yang dikorbankan oleh Abraham adalah Ismail yang sudah berumur 16 tahun
. Setelah itu baru ada berita gembira akan lahirnya Ishak.
Ishak bukan anak tunggal (Kejadian 22:2).
Sebelum Ishak lahir, sudah lehir terlebih dahulu Ismail dari Hagar, berarti Ishak bukan anak tunggal.
Penliti Independen Lintas Kitab Suci
Pengantar Setiap Idhul Adha umat Islam (merayakan) Idhul Adha atau Idhul Qurban. Kata merayakan kurang pas ditelinga saya. Yang lebih tepat ditelinga saya adalah memperingati atau mengenang pengorbanan Nabi Ismail as putra sulung Nabi Ibrahim as.
Secara berangsur-angsur dari zaman ke zaman PENGORBANAN Nabi Ismail as secara bertahap SURUT dalam makna, pengertiannya dan tujuannya. Justru zaman Nab0 Musa as sampai dengan zaman nabi Isa as cenderung pudar dan berubah FUNGSI.
Setel,ah datang Al-qur’an masalah kurban ini diluruskan kembali seperti makna kurban pada zaman nai Ibrahim as.
Berikut ini saya menelususri secara kronologis kisah KORBAN DARI ZAMAN KE ZAMAN yang saya ambil dari sumber dalam Bibel maupun dalam Al-Qur’an.
PHASE ADAM---YUSUF
BIBEL
1. Kabil dan Habil
Persembahan
Kejadian 4:3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; 4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, 5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.
2. Nuh
Korban bakaran
Kejadian 8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. 21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. 22 Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam."
Tuhan senang bau sate ?
Kejadian 8:20 Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
3. Abrahim (Abraham)
Korban sembelihan
Ishak (Bibel); Ismail (Qur'an) sebagai ujian
Kejadian 22:1 Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." 2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
4. Yakub
Korban sembelihan
Kejadian 31:54 Dan Yakub mempersembahkan korban sembelihan di gunung itu. Ia mengundang makan sanak saudaranya, lalu mereka makan serta bermalam di gunung itu.
5. Israel
Korban sembelihan
Kejadian 46:1 Jadi berangkatlah Israel dengan segala miliknya dan ia tiba di Bersyeba, lalu dipersembahkannya korban sembelihan kepada Allah Ishak ayahnya.
PHASE MUSA
TAURAT
Pada phase Musa korban berubah fungsi dan ketetapannya. Pada awalnya Bangsa Israel melakukan korban sembelihan di Mesir mengikuti tradisi nenk moyangnya Yakub dan Ibrahim. Tetapi setelah Bangsa Israel keluar dari Mesir dan tinggal di tanah Kanaan Bangsa Israel mengikuti sebagain dari tradisi bangsa Kanaan yaitu membuat korban bakaran dari binatang ternak.
Fungsi korban bakaran
Korban keselamatan Imamat 3:1 "Jikalau persembahannya merupakan korban keselamatan, maka jikalau yang dipersembahkannya itu dari lembu, seekor jantan atau seekor betina, haruslah ia membawa yang tidak bercela ke hadapan TUHAN.
Korban penghapus dosa. Imamat 4:1 TUHAN berfirman kepada Musa: 2 "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seseorang tidak dengan sengaja berbuat dosa dalam sesuatu hal yang dilarang TUHAN dan ia memang melakukan salah satu dari padanya, 3 maka jikalau yang berbuat dosa itu imam yang diurapi, sehingga bangsanya turut bersalah, haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN karena dosa yang telah diperbuatnya itu, seekor lembu jantan muda yang tidak bercela sebagai korban penghapus dosa. 4 Ia harus membawa lembu itu ke pintu Kemah Pertemuan, ke hadapan TUHAN, lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala lembu itu, dan menyembelih lembu itu di hadapan TUHAN.
Korban tebusan salah / dosa
KONTROVERSI
Korban bakaran bukan perintah Allah
Yesaya 1:11 “Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?” firman TUHAN; “Aku sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai. 12 Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran Bait Suci-Ku?
Yeremia 6:20 Apakah gunanya bagi-Ku kamu bawa kemenyan dari Syeba dan tebu yang baik dari negeri yang jauh? Aku tidak berkenan kepada korban-korban bakaranmu dan korban-korban sembelihanmu tidak menyenangkan hati-Ku.
PHASE YESUS
INJIL
Pada zaman Yesus Bangsa Israel masih mengkuti tradisi nenek moyangnya dalam berkorban. Tetapi Yesus datang untuk menyempurnakan Taurat ( Matius 5:17). Yesus mengajarkan untuk berkorban sesuai dengan yang diajarkan Musa
Matius 8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: “Ingatlah, jangan engkau mem beritahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”
PHASE SEPENINGGAL YESUS
INJIL
Sepeninggal Yesus datang Paulus yang membuat ajaran baru tentang korban yang menyimpang dari ajaran Yesus. Paulus merombak tradisi korban yang dilakukan oleh bangsa Israel dengan mempersembahkan binatang ternak, tetapi Paulus menggatikan korban binatang ternak itu dengan tubuh Yesus. Dan inilah yang dipakai dasar kepercayaan Kristen bahwa Yesus mati disalib dengan mencurahkan darah sebagai korban penebus dosa manusia.
Ibrani 9:14 ....betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup
Kolose 1:14 ...di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.
Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
PHASE MUHAMMAD SAW---KIAMAT
AL-QUR'AN
Zaman Nabi Muhammad saw sampai Kiamat, korban dikembalikan fungsinya seperti sediakala zaman Nabi Ibrahim as yaitu sebagai bentuk ketaqwaan orang-orang yang beriman.
Kisah pengorbanan Ismail
Qs 37/99 Dan Ibrahim berkata: “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku.100.“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. 101. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
Qs 37/102.Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesung-guhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapat mu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperin-tahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.
Qs 37/103.Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim memba-ringkan anaknya atas pelipis (nya), (nyatalah kesabaran keduanya).104. Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, 105.sesungguhnya kamu telah membenar kan mimpi itu”, sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. 106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Qs 37/107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. 108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, 109. (yaitu) “Kesejah teraan dilimpahkan atas Ibrahim”.110. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. 111. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman (patuh/taat).
Kabar gembira tentang kelahiran Ishaq
Kisah
Qs 37/112.Dan Kami beri dia kabar gembira dengan kelahiran Ishak, seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. 113. Kami limpah kan keberkatan atasnya dan atas Ishak. Dan di antara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang lalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.
Korban sebagai bukti ketaqwaan
Qs 22/37. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menunduk-kannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. Qs 48:25; 2:196; 22:34; 108:2; 1Pet 1:19; Im 1:4; >< Bil 7:16
ISHAK APA ISMAIL?
Kejanggalan cerita tentang Ismail
Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba. 15 Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,16 dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: “Tidak tahan aku melihat anak itu mati.” Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring. (Kejadian 21:14-16)
Kritik
Pada waktu Ismail lahir umur Abraham 86 tahun (Kej 16:6),
sedang waktu Ishak lahir umur Abraham 100 tahun (Kej 21:5).
Pada waktu Ismail diusir umur Ishak 2 tahun berarti Ismail waktu dusir sudah berumur 16 tahun.
Kejanggalan cerita diatas (Kej 21:14-16) adalah :
1. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun digendong (ditaruh di bahu Hagar)
2. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun ditaruh dibawah disemak-semak
3. Mana mungkin Ismail anak umur 16 tahun menangis karena kehausan
Kesimpulan
Dari cerita diatas perlu diluruskan. Yang benar adalah pada waktu Ismail diusir bersama ibunya Hagar Ismail masih bayi. Sedangkan yang dikorbankan oleh Abraham adalah Ismail yang sudah berumur 16 tahun
. Setelah itu baru ada berita gembira akan lahirnya Ishak.
Ishak bukan anak tunggal (Kejadian 22:2).
Sebelum Ishak lahir, sudah lehir terlebih dahulu Ismail dari Hagar, berarti Ishak bukan anak tunggal.